IHSG Cetak Rekor Tertinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi baru di 4.232
Penulis: Victor Mahrizal |
TRIBUNJOGJA.COM
,
YOGYA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor
tertinggi baru di 4.232. IHSG berhasil melewati resistan level tertinggi
yang pernah dicapainya di 4.195. hari Selasa ini IHSG berhasil ditutup
menguat 49.37 poin atau +1.18 persen di level 4.215.
Ditengah bursa utama Asia yang diperdagangkan bervariatif indeks Nikkei
ditutup melemah. Ini karena turunnya harga saham perusahaan eksport
diakibatkan penguatan yen. Indeks Nikkei ditutup melemah -0.59 persen. Indeks Hangseng ditutup dengan kenaikan sebesar +1.31 persen dan indeks
Kospi ditutup menguat +0.99 persen.
Analis Danareksa Sekuritas, Alifa Yustisia mengatakan volume yang
menyertai perdagangan hari ini relatif ramai, dengan membukukan total
transaksi mencapai Rp 7.148 miliar dengan transaksi yang terjadi di
pasar reguler mencapai Rp 6.416 miliar. Investor asing kembali
membukukan pembelian bersih dengan jumlah yang besar, hari ini pembelian
asing mencapai Rp 1.228 miliar.
Seluruh sektor kembali membukukan penguatan pada penutupan perdagangan
hari selasa ini. Penguatan terbesar dialami oleh sektor keuangan yang
pada hari ini menguat 3.01 persen diikuti oleh sektor properti yang
berhasil membukukan penguatan sebesar 1.75 persen dan selanjutnya adalah
sektor aneka industri yang membukukan kenaikan sebesar 1.66 persen.
Untuk perdagangan Rabu (04/04/2012) IHSG diperkirakan akan mengalami
sedikit profit taking mengingat hari ini sudah hari ke 4 kenaikan, maka
adanya koreksi sehat diperlukan. IHSG akan bergerak dengan level support
berada di 4.177 – 4.138 serta dengan level resistan berada di 4.243 –
4.270.
Saham pilihan ;
PTRO, dengan volume yang besar, dan stockastik yang masih mungkin naik. Trading buy di 4250 sampai dengan 4500.
BMRI, sell on strength dengan resist 7150. Ada gap di 6950 yang masih belum tertutup.
ASRI, , tembus 630 dengan vol.cukup besar. Trading buy di 610 dengan target pendek 650 / 660.
KIJA, sell on strength. Tidak bisa tembus 225, dan ada gap di 197. Jika masih menguat resist di 250.(www.tribunjogja.com)