Jalur Kereta Api Purwokerto Normal Lagi
Tribun Jogja - Jumat, 30 Maret 2012 18:33 WIB
Berita Terkait
- KPU Purworejo Lakukan Pengecekan Terakhir Logistik…
- Warga Klaten Keluhkan Masalah Pembuatan STNK dan BPKB
- Saatnya Buah Tropis Indonesia Bangkit
- Siswa SMK Tewas Terlindas Truk Semen
- Tahu dan Konveksi Jadi Komoditas Utama Kota Magelang
- Antrean Pembuatan BPKB dan STNK di Klaten Capai 13.000-an
- Remaja Klaten Minta Dilibatkan dalam Pembangunan
- Rustriningsih Tak Pernah Instruksikan Dukung Bibit
- Ratusan Siswa SMA Van Lith Bersihkan Terminal dan…
- Suami Ringan Tangan Itu Akhirnya Dilaporkan ke Polisi
Laporan Reporter Tribun Jogja, Susilo Wahid Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Kereta Api Sawung Galih mulai beroperasi kembali setelah sempat tertahan di Stasiun Karanggandul akibat blokade yang dilakukan massa pendemo di lintasan rel Kereta Api Stasiun Purwokerto, Jumat (30/3/2012) kira-kira pukul 17.45.
Sebelumnya, para pendemo memblokade perlintasan rel dengan membakar pembatas jalan sekitar pukul 13.45. Akibatnya rel tidak dapat dilewati kereta api.
Kereta Sawunggalih adalah kereta bisnis jurusan Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Kutoarjo. Jika sesuai jadwal kereta tersebut melintas di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 14.00. Namun akibat aksi blokade massa yang menolak kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) kereta tersebut sempat berhenti di stasiun Karanggandul. (*)
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Kereta Api Sawung Galih mulai beroperasi kembali setelah sempat tertahan di Stasiun Karanggandul akibat blokade yang dilakukan massa pendemo di lintasan rel Kereta Api Stasiun Purwokerto, Jumat (30/3/2012) kira-kira pukul 17.45.
Sebelumnya, para pendemo memblokade perlintasan rel dengan membakar pembatas jalan sekitar pukul 13.45. Akibatnya rel tidak dapat dilewati kereta api.
Kereta Sawunggalih adalah kereta bisnis jurusan Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Kutoarjo. Jika sesuai jadwal kereta tersebut melintas di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 14.00. Namun akibat aksi blokade massa yang menolak kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) kereta tersebut sempat berhenti di stasiun Karanggandul. (*)
Penulis : Susilo Wahid || Editor : M Iwan Al Khasni SIP
Ikuti Tribunjogja.com melalui sosial media twitter @tribunjogja
Populer
Lainnya








