Penyaluran Kredit DIY Naik 23 Persen
Tribun Jogja - Kamis, 29 Maret 2012 13:16 WIB
Berita Terkait
- Industri Perbankan DIY Masih Menjanjikan
- OJK Akan Awasi Konglomerasi Perbankan
- Perbankan Sambut Baik Otoritas Jasa Keuangan
- Otoritas Jasa Keuangan Siap Atur Perbankan
- DPK Perbankan DIY Tumbuh 21 Persen
- SDM Internal Mayotitas Pelaku Kejahatan Perbankan
- Tenaga Kerja Asing di Perbankan Tak Boleh Mayoritas
- Bisnis Consumer Bank Syariah Tumbuh 12 Persen
- UKM Masih Kesulitan Akses Perbankan
- Kredit Perbankan DIY Tumbuh 12 Persen
Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank Indonesia melaporkan, penyaluran kredit Perbankan DIY meningkat 23,03 persen menjadi Rp 17,93 triiun. “Dengan pertumbuhan tersebut, Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan DIY masih meningkat dari 59,45 persen pada 2010, menjari 62,34 persen pada 2011,” ujar Deputi Bank Indonesia Bidang Ekonomi Moneter Kantor Bank Indonesia (KBI) Semarang, Dewi Setyowati pada Kamis (29/3/2012).
Dewi melihat peran perbankan masih dapat dioptimalkan dalam mendukung pembangunan ekonomi DIY. Ia berpendapat, pencapaian LDR tersebut masih cukup rendah dibandingkan LDR perbankan nasional sebesar 79 persen.
Hal tersebut, lanjutnya, juga sejalan dngan hasil survey BI terhadap sumber pembiayaan yang menunjukkan peran perbankan masih terbatas. Berdasarkan hasil liason yang dilakukan BI Yogyakarta, 48,84 persen responden yang melakukan investasi memilih menggunakan modal sendiri. Sedangkan sisanya menggunakan modal campuran, yaitu sebagian modal sendiri dan bank sebesar 34,88 persen. “Dan sebanyak 16,28 persen murni dibiayai bank,” jelasnya. (*)
Penulis : Gaya Lufityanti || Editor : Rina Eviana Dewi
Ikuti Tribunjogja.com melalui sosial media twitter @tribunjogja
Market Populer
Market Lainnya








