A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

ARY Bangun Posko di DPRD - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Jogja

ARY Bangun Posko di DPRD

Rabu, 28 Maret 2012 11:50 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jogja - Ekasanti Anugraheni

Lir ilir Lir Ilir Negarane kocar kacir
Rakyate ora dipikir
SBY Budiono soyo kentir!

TRIBUNJOGJA.COM
- YOGYA, Aliansi Rakyat Yogyakarta berniat membangun posko penolakan kenaikan BBM di kantor DPRD DIY hingga 1 April mendatang. Sebelumnya massa tuntun sepeda memasuki halaman kantor DPRD DIY sebagai simbolisasi penolakannya terhadap kenaikan harga BBM, Rabu (28/3) sekitar pukul 10.30 WIB.

Terdiri dari 30 orang dari berbagai elemen masyarakat antara lain AKSARA, Garda Pemuda Nasdem, Forum Rakyat Korban Bencana, Kelompok Peternak Ikan (KPI), Perhimpunan Solidaritas Buruh (PSB) dan berbagai eleman lain yang mewakili suara rakyat kecil di Yogya.

Massa meminta pemerintah mengembalikan kedaulatan Migas nasional. Seperti yang disebutkan dalam pasal 33 UUD 1945 bahwa  bumi air dan kekayaan di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk rakyat. Namun, nyatanya pemerintah justru mengkhianati rakyat dengan menaikkan harga BBM yang akan mempengaruhi semua sektor. Buruh, nelayan, pedagang, petani, pembantu rumah tangga justru yang merasakan dampaknya.

"Pendidikan diliberalisasi, air diliberalisasi dan kini migas juga diliberalisasi," teriak Humas  Aliansi Rakyat Yogyakarta, Aditya Nugraha Iskandar di hadapan massa, Rabu (28/3).

Tak hanya menolak kenaikan harga BBM, massa juga meminta BLSM dialihkan untuk pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. "BLSM tidak pernah tepat sasaran," tambah Aditya Nugraha Iskandar.

Untuk itulah, massa yang didominasi perempuan ini juga meminta pemberian upah yang layak khususnya bagi perempuan.

"Kami akan membangun posko di kantor DPRD hingga tanggal 1 April  serta meminta dukungan anggota dewan dalam bentuk penandatanganan di atas bentangan kain putih sepanjang sekitar lima meter," tegas Aditya.

Rencananya pada tanggal 31 Maret mendatang, massa akan menduduki Gedung Agung dengan massa yang lebih banyak dan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol kekecewaan mereka terhadap pemerintahan SBY - Budiono. (esa)

Penulis: esa
Editor: Ganux
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas