Sabtu, 29 November 2014
Tribun Jogja
Home » Yogya » Bantul

Pendemo Tutup Jalur lambat Depan UMY

Senin, 19 Maret 2012 10:48 WIB

Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Puluhan pendemo sambut kedatangan wakil presiden Boediono di depan kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kasihan, Bantul. Membawa spanduk Persatuan Mahasiswa Peduli Rakyat (PMPR), mereka menyerukan penolakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Akibat demo itu, jalur lambat depan kampus UMY terpaksa ditutup. Sepeda motor langsung dialihkan ke jalur cepat.

"Rezim Boediono Anti rakyat ! Rezim Boediono anti rakyat!" teriak seorang orator, Senin (19/3/2012).

Humas PMPR, Arif mengecam kenaikan BBM itu. Menurutnya, hal itu melambangkan kegagalan rezim saat ini menyejahterakan rakyat. Dari data yang ia peroleh dari penjabaran Kwik Kian Gie, bahwa biaya produksi 1 liter membutuhkan rp 600 hingga Rp 700. Hal itu tidak masuk akal karena biaya produksi. Harusnya ada nasionalisasi aset. Hingga Boediono datang, rencananya mereka akan mengadakan orasi hingga wapres RI itu datang.

"Kalau nanti perlu membakar spanduk atau ban kami siap, lihat situasi lapangan nanti. Yang pasti kedatangan boediono ke kampus untuk merangkul mahasiswa untuk mengamini kebijakan itu, dan itu sangat kami kecam keras," ujarnya.

Selain di depan UMY, ia menuturkan ada empat titik lain di Yogyakarta yang mengadakan aksi serupa. Dalam demo tersebut, puluhan polisi turut mengawal jalannya demonstrasi itu. Peserta demo, selain dari UMY, ada juga beberapa mahasiswa kampus lain yang tergabung dalam FMPR antara lain UIN, UII, dan lain sebagainya. (*)
Penulis: bbb
Editor: xna

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas