• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Petani Gelar Ritual Mimiti Jelang Panen Raya

Sabtu, 17 Maret 2012 21:28 WIB
Petani Gelar Ritual Mimiti Jelang Panen Raya
TRIBUN JOGJA/HANAN WIYOKO
Petani mengadakan grubak lesung jelang mimiti.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNJOGJA.COM, BANYUMAS - Menjelang panen raya padi, puluhan petani di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Banyumas, Jawa Tengah menggelar prosesi adat mimiti, Sabtu (17/3/2012). Ritual mimiti masih berkembang di kepercayaan petani Jawa sebagai ritual menjelang panenan.

"Ritual mimiti semacam kulanuwun atau permisi masyarakat petani sebelum memanen. Tanpa mimiti maka padi belum di panen," kata Sudaryono, ketua kelompok sadar wisata Mangunjaya Desa Somakaton, Sabtu siang.

Acara mimiti diawali dengan membawa sesaji ke tengah sawah. Rombongan sesaji diikuti para petani yang membawa ani-ani atau alat pemetik padi. Sampai di tengah sawah, sesepuh membacakan doa.

"Intinya meminta izin, mengucap syukur dan meminta maaf kepada tiga unsur yakni Tuhan, alam, dan badan sekojur," kata Yusmanto, penggiat budaya Banyumas.

Usai doa dipanjatkan, para petani perempuan yang mengenakan pakaian tradisional dan tutup kepala caping mulai memetik padi. Padi yang dipetik merupakan padi terbaik sebanyak satu jalang sebagai bentuk syarat. Satu jalang merupakan ikatan padi terkecil sebesar ibu jari.

"Jalang kemudian dibawa pulang dan ditaruh di dekat sesaji yang ada di rumah. Kemudian masyarakat petani menggelar selamatan," lanjut Yusmanto.

Kepala Desa Somakaton, Nadas mengatakan acara mimiti sudah terbiasa dilakukan masyarakat desa setempat. Menurutnya acara tersebut merupakan bagian dari budaya. (*) 
Editor: ayu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas