A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Sarkozy Bantah Pernah Terima Dana dari Khadafy - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Jumat, 18 April 2014
Tribun Jogja

Sarkozy Bantah Pernah Terima Dana dari Khadafy

Selasa, 13 Maret 2012 16:57 WIB
Sarkozy Bantah Pernah Terima Dana dari Khadafy
TRIBUNJOGJA.COM/DOK
Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy.
TRIBUNJOGJA.COM, PARIS - Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, melalui juru bicaranya, Senin (12/3/2012), membantah tuduhan yang menyebut dia menerima dana sebesar 65 juta dollar Amerika Serikat (AS) dari Moammar Khadafy untuk membiayai kampanye kepresidenannya pada 2007. Tuduhan soal dana ilegal itu dilontarkan oleh tim investigasi Mediapart.

Satu tahun lalu, sebelum intervensi militer NATO yang didukung Perancis, putra Khadafy Saif al-Islam, mengatakan bahwa pemerintah Libya membantu membiayai kampanye Sarkozy. Tuduhan itu langsung dibantah pihak Sarkozy.

Kini Mediapart, sebuah surat kabar online, melalui artikel "Benarkah Moammar Khadafy membiayai Nicolas Sarkozy?" memuat sebuah catatan yang tampak seperti tulisan steno. Dalam catatan itu bertanggal Desember 2006 tersirat bahwa ada semacam pengaturan soal uang yang dilakukan pada Oktober 2005. Ketika itu Sarkozy masih menjadi menteri dalam negeri, jauh sebelum pemilihan umum.

Catatan itu menyebut "metode untuk mendanani kampanye Nicolas Sarkozy sudah diselesaikan selama kunjungan ke Libya". Catatan itu memang tidak terang-terangan menyebut nama Sarkozy, melainkan dua insial yakni NS + BH. BH diduga merupakan inisial Brice Hortefeux, orang dekat Sarkozy yagn ketika itu juga menjabat sebagai menteri.

Franck Louvrier, juru bicara Sarkozy, mengatakan pada Bloomberg News bahwa tuduhan itu "konyol, menipu, dan salah". Hortefeux juga membantah sangkaan Mediapart, meskipun dia membenarkan bahwa dia berada di Libya bersama Sarkozy pada Oktober 2005.

Dokumen itu dibocorkan ke Mediapart setelah dokumen tersebut dijadikan bukti yang diajukan dalam pengadilan untuk kasus lain. Kasus itu tentang dugaan digunakannya uang suap dari penjualan kapal selam ke Pakistan untuk mendanai dana kampanye kepresidenan Edouard Balladur tujuh belas tahun silam. Uang itu diduga berikan melalui agen misterius seorang pedagang senjata bernama Ziad Taieddine.

Takieddine dikenal sebagai perantara yang menghubungkan berbagai diktaror dengan para politikus Perancis. Mediapart menyebut Takieddine yang mengatur pertemuan (Sarkozy dan Hortefeux) di Libya pada 2005. (*)
Editor: jun
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
37510 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas