Dua Pelatih Saling Waspada
Tribun Jogja - Senin, 5 Maret 2012 20:51 WIB
Berita Terkait
- Andri Diragukan Tampil Melawan PPSM
- PSIM Menyerah 0-1 dari PSMP Mojokerto
- Keributan Warnai Pertandingan PSIM Vs PSMP
- Inilah Line Up PSIM Yogyakarta vs PSMP Mojokerto
- Maman Stop Latihan Fisik
- Brajamusti Tak Berangkatkan Suporter ke Semarang
- Maman Turunkan Pemain Kontrak di Semarang
- PSIM Tak Bawa Semua Pemain ke Semarang
- PSIM Pastikan Uji Coba dengan PSIS
- PSIM Belum Terima Tawaran Uji Coba dari PSIS
Laporan Reporter Tribun Jogja, Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, TEMANGGUNG - Meski dinilai unggul dari sisi kualitas dan materi pemain, pelatih PSIM Hanafing, tak merasa jumawa. Ia justru menginstruksikan Nova Zaenal cs tak meremehkan lawan.
PSIM diatas kertas memang lebih diunggulkan atas Persitema. Pasukan Parang Biru kini bercokol di posisi ketiga klasemen sementara Grup 1, sedangkan tim lawan berada di urutan 10.
Selain itu, PSIM berada pada tren positif dengan meraup kemenangan pada tiga laga terakhir. Kondisi tersebut kontras dengan Laskar Ayam Kedu, julukan Persitema, yang terus menderita kekalahan pada tiga laga terakhir mereka.
"Justru mereka juga punya motivasi untuk bangkit, karena akan main di kandang sendiri, ini yang tetap saya waspadai," tutur Hanafing.
Di kubu tim tuan rumah, sang arsitek Persitema, Musorodin, mengutarakan dirinya berniat mematikan pergerakan striker asing PSIM, Emile Linkers. Dia juga mewaspadai pergerakan para gelandang PSIM eksplosif dan kerap membantu penyerangan.
"Laga berat bagi kami, meskipun harus bermain di kandang. Apalagi PSIM saat ini dalam tren positif, kami harus tetap waspada dan main total," katanya.(*)
TRIBUNJOGJA.COM, TEMANGGUNG - Meski dinilai unggul dari sisi kualitas dan materi pemain, pelatih PSIM Hanafing, tak merasa jumawa. Ia justru menginstruksikan Nova Zaenal cs tak meremehkan lawan.
PSIM diatas kertas memang lebih diunggulkan atas Persitema. Pasukan Parang Biru kini bercokol di posisi ketiga klasemen sementara Grup 1, sedangkan tim lawan berada di urutan 10.
Selain itu, PSIM berada pada tren positif dengan meraup kemenangan pada tiga laga terakhir. Kondisi tersebut kontras dengan Laskar Ayam Kedu, julukan Persitema, yang terus menderita kekalahan pada tiga laga terakhir mereka.
"Justru mereka juga punya motivasi untuk bangkit, karena akan main di kandang sendiri, ini yang tetap saya waspadai," tutur Hanafing.
Di kubu tim tuan rumah, sang arsitek Persitema, Musorodin, mengutarakan dirinya berniat mematikan pergerakan striker asing PSIM, Emile Linkers. Dia juga mewaspadai pergerakan para gelandang PSIM eksplosif dan kerap membantu penyerangan.
"Laga berat bagi kami, meskipun harus bermain di kandang. Apalagi PSIM saat ini dalam tren positif, kami harus tetap waspada dan main total," katanya.(*)
Penulis : Muchamad Fatoni SS || Editor : Agus Wahyu Triwibowo
Ikuti Tribunjogja.com melalui sosial media twitter @tribunjogja
Populer
Lainnya








