A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Neneng Ditahan di Arab Saudi Karena Hamil di Luar Nikah - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Jogja

Neneng Ditahan di Arab Saudi Karena Hamil di Luar Nikah

Rabu, 29 Februari 2012 16:58 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, PURWAKARTA - Neneng Sari (28), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Krajan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ditahan oleh aparat hukum Arab Saudi karena hamil di luar nikah. Pihak keluarga berharap pemerintah Indonesia membantu pembebasannya.

Hoerudin (54), wakil keluarga Neneng Sari, mengatakan,  Neneng kepada polisi mengaku dipaksa oleh majikan mengaku hamil di luar nikah. Padahal, Neneng justru menjadi korban pemerkosaan oleh anak majikan. "Sudah diperkosa, dipaksa mengaku berhubungan badan dengan pria di luar nikah, ditahan pula," ujarnya.

Hoerudin menambahkan, sejauh ini belum ada keterangan dari instansi terkait soal nasib Neneng, baik Arab Saudi maupun Indonesia. Kabar terakhir diterima dari Neneng yang menelepon keluarga di Indonesia saat pertama kali mendekam di penjara kepolisian Arab Saudi Desember 2011.

Kini Neneng hamil lebih dari tujuh bulan. Pihak keluarga khawatir dengan kondisi kesehatan Neneng dan janinnya. Keluarga berharap mendapat bantuan untuk membebaskan Neneng dari jeratan hukum. Selain itu juga berharap Neneng bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.

Terkait laporan itu, pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana memanggil perusahaan yang memberangkatkan Neneng, Kamis (1/3/2012) besok, untuk meminta keterangan. Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menambahkan, pihaknya juga akan mengirim surat ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI dan kedutaan besar Arab Saudi untuk meminta klarifikasi.

"Klarifikasi akan ditempuh segera sehingga kami dapat menentukan langkah selanjutnya. Dari perusahaan penyalur, kami berharap dapat penjelasan dan mengorek keterangan dari majikan. Semoga bisa segera selesai," kata Dedi. (*)
Editor: jun
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
37017 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas