Warga Lereng Merapi Inginkan Percepatan Land Clearing

Warga lereng Merapi minta dilakukan pembersihan timbunan material untuk kembali bercocok tanam

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar |

Laporan Reporter Tribun Jogja Mona Kriesdinar


TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Timbunan material Merapi yang menutup sebagian besar lahan pertanian di kawasan lereng gunung dikeluhkan sejumlah petani di daerah itu. Hal ini diakui Heri Suprapto, selaku Lurah Kepuharjo, Cangkringan. Menurutnya, sebagian besar warga hingga saat ini menginginkan untuk dilakukan land clearing sehingga lahan pertanian yang tertimbun material bisa kembali difungsikan sebagai lahan bercocok tanam.


“Pemulihan lahan dilakukan secara swadaya, tapi warga juga melakukannya secara sembunyi – sembunyi lantaran ketiadaan payung hukum untuk mengangkat material tersebut. Wajar saja, jika sebagian bertanya tentang ijinnya,” jelasnya, ditemui ketika acara panen hasil pertanian di lahan kas desanya, Rabu (08/02/2012)


Ia menambahkan, kini ada sekitar 200 hektar lahan tanah warga dan tanah kas desa yang masih tertutup material merapi. sementara yang baru dipulihkan secara swadaya baru ada 17 hektar. Menurut Heri, upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemanfaatan lahan pertanian yang menjadi sumber pendapatan warga.


“Kalau sudah dibersihkan, rumput biasanya akan tumbuh. Nantinya unsur hara dalam tanah tidak akan hilang terbawa hujan,” jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved