Warga di Gunungkidul Protes Pendirian Tower Seluler

Warga di Tawarsari, Wonosari protes pendirian tower yang dianggap cacat hukum dan belum lakukan sosialisasi

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto |
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL- Pembangunan tower seluler di kawasan Tawarsari, Wonosari, Gunungkidul diprotes warga, Rabu (8/2/2012) sore. Belasan warga RT 11, 12, dan 13, dusun setempat menggelar unjuk rasa di depan tower tersebut.

Warga menilai pembangunan tower tersebut cacat hukum dan tidak ada sosialisasi sebelumnya. Selain itu, masyarakat merasa khawatir dengan dampak radiasi yang ditimbulkan karena jarak kurang dari 70 meter. Disinyalir penerbitan IMB tidak sesuai prosedur dan dibacking oleh pejabat daerah.

Aksi yang berjalan damai tersebut, diwarnai dengan penempelan beberapa poster dan tulisan, yang berisi ungkapan kekecewaan warga tersebut. Beberapa tulisan seperti "Bubarkan Kelompok RT Sarasean Awas Julik-julik", "Menolak Tower Cacat Hukum di Tawaraari", dan juga tulisan dalam spanduk putih yang menggelitik berbunyi  "Tanpa Musyawarah Karna Rupiah Warga Jadi Bubrah",  dipasang warga di pagar tower yang selesai pertengahan Januari 2012 ini.

"Perlu kami jelaskan, ada sosialisasi yang kurang dalam pembuatan tower, dari proses hingga berdirinya," jelas salah satu warga yang mewakili, Mujiyono (58), kepada Tribun Jogja.

Ia juga menambahkan, bahwa IMB yang diterbitkan untuk mendirikan bangunan tersebut disinyalir sangat ilegal alias menembak. Temasuk, lanjut Mujiyono, pada saat penggalian pembangunan tower bulan November 2011 lalu, sudah timbul gejolak, namun Pemerintah tidak menanggapinya. "Yang membuat kami heran, justru warga yang paling dekat dengan tower (radius dekat), tidak diajak konsultasi," jelasnya.

Hingga akhirnya, warga yang sudah menolak pendirian sejak awal, mengadukan permasalahan tersebut, kepada kepala desa Wonosari, namun belum ada tanggapan. "Saat itu, hanya ada pergeseran titik-titik pendirian, namun ya tidak menyelesaikan masalah," tambahnya.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved