A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Susah Merekam E-KTP Door to door di Bantul - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Jumat, 18 April 2014
Tribun Jogja

Susah Merekam E-KTP Door to door di Bantul

Rabu, 8 Februari 2012 21:38 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono


TRIBUNJOGJA.COM
, BANTUL - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul Bambang Guritno memperkirakan ada 15 ribu warga yang membutuhkan layanan Elektronik-Kartu Tanda Penduduk secara mobile. Dengan jumlah sebanyak itu, pihaknya tidak yakin melaksanakan perekaman data dengan konsep door to door. Apalagi alat e-ktp mobile hanya satu unit.

"Kami ambil pelajaran dari kota Yogyakarta yang jalannya datar saja cuma bisa merekam delapan hingga 10 warga," kata Bambang, Selasa (7/2/2012) siang.

Pria berkumis itu menjelaskan, jumlah itu perkiraan mereka, tetapi data yang masuk baru sekitar 3.500 dari beberapa desa. Setelah seluruh data terkumpul pihaknya akan mencermati lagi mana saja yang membutuhkan pelayanan mobile atau bukan. Misalnya, jika ada yang kakinya cacat tapi bisa pakai 'krek' atau satu tangannya tidak ada tapi sehat, disarankan untuk datang langsung ke kecamatan.

"Contoh lagi, kalau ngakunya sakit batuk lama tapi bisa jalan kan bisa ke kecamatan," tambahnya.

Bambang berharap, setelah diverifikasi, pihaknya bisa melayani warga yang benar-benar membutuhkan layanan E-KTP mobile. Yang jelas membutuhkan saat ini adalah orang lanjut usia, sakit ingatan/kejiwaan, atau yang benar-benar tidak bisa bangun dari tempat tidur.

Untuk mengatasi masalah door to door yang berat pihaknya menawarkan konsep lain. Pihaknya sedang memetakan daerah yang terbanyak membutuhkan layanan mobile. Jika memungkinkan, maka alat E-KTP mobile akan ditempatkan di dukuh atau RT yang dekat dengan warga sekitar.

"Kalau door to door dari segi waktu susah, belum masang terus nyetel, setelah itu pindah lagi ke satu kilometer. Kami masih mencari konsep yang tepat," jelas Bambang. (*)
Penulis: bbb
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
35540 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas