Persaingan Motor Matik
Roda Dua Bersaing di Retro Style
Persaingan pabrikan otomotif ternyata tidak hanya terjadi di ranah inovasi teknologi. Style juga menjadi ajang pertaruhan gengsi
Tayang:
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: iwanoganapriansyah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persaingan pabrikan otomotif ternyata tidak hanya terjadi di ranah inovasi teknologi. Style juga menjadi ajang pertaruhan gengsi raksasa pabrikan otomotif roda dua.
Saat ini di model klasik atau dikenal dengan nama retro style mulai mencuri perhatian pasar. Honda adalah produsen pertama menghidupkan kembali desain legendaris yang pernah populer tersebut melalui Honda Scoopy.
Operation Manager PT Yamaha Sumber Baru Motor (SBM), Nur Kholis mengaku segmen skutik retro style saat ini menjadi kuda hitam dalam peta pasar otomotif nasional. Retro klasik yang dipegang oleh Honda Scoopy, tidak bisa dilawan jika hanya menyiapkan varian tanpa persiapan yang baik.
"Fino adalah sepeda motor matik terbaru yang dikeluarkan dengan konsep retro klasik. Bentuk klasik yang lebih mengutamakan fashion ditujukan untuk life style anak muda," kata Nur Kholis, Jumat (3/2)
Dengan desain yang terlihat mirip, agaknya skutik ini diharapkan mampu menekan gerak Honda Scoopy, yang memang telah lebih dulu hadir di pasar Indonesia. "Melalui Fino kami akan bersaing pada segmen yang sama dengan Honda Scoopy," ujarnya.
Yamaha Fino yang fashionable, diluncurkan dengan tiga model dan mengadopsi bentuk klasik. Tema yang ditampilkan adalah Yamaha Mio Fino Sport, Fashion, dan Classic. Ketiga skutik retro tersebut hanya dibedakan dari striping bagian tubuh.
"Fino akan dikirim ke Yogya 6 Februari 2012 mendatang. Kami mendapatkan alokasi 300 unit dan akan dilepas pada harga Rp 13,7 juta per unit," imbuhnya.
600 Unit per Bulan
Di kubu Honda, Head of Marketing Astra Honda Motor (AHM) Yogyakarta, Budi Hartanto, mengatakan, pasar Scoopy cukup bagus. Dalam satu bulan bisa terjual 600 unit untuk Yogyakarta dan Kedu. Honda Scoopy dibanderol dengan harga Rp 13,8 juta per unit dan menyasar kaum muda yang ingin gaya retro.
"Scoopy memang membidik segmen khusus sehingga apabila dibandingkan dengan matik lainnya seperti Honda Vario dan Honda Beat, penjualannya masih kalah," kata Budi Hartanto.
Pecinta Vespa
Tak hanya Honda dan Yamaha, Piaggio yang melahirkan desain itu, agaknya tidak rela untuk melepaskan desain yang memiliki penggemar fanatik pada 1960-1980 tersebut. Pabrikan asal Italia tersebut pun masih mempertahankan model retro mereka meski dari sisi teknologi sudah sangat berbeda.
"Kami tetap mempertahankan desain klasik untuk pecinta Vespa. Terkait mesin memang tidak mungkin lagi dipertahankan karena perkembangn teknologi dan standar regulasi emisi terbaru," kata Manager Skuterindo Adi Sutjipto, Yosua Manoppo.
Line up produk Piaggio yang kini telah berevolusi antara lain Piaggio Zip 100 cc, Piaggio Zip 100 cc Graphics, Piaggio Liberty 150 injeksi, Vespa LX 125 dan Vespa LX 150 injeksi. Harga Zip 100 cc dilepas dengan harga Rp 14, 5 juta, Liberty dilepas Rp Rp 24,2 juta, LX 150 Rp 125 Rp 24,750 juta dan LX 150 Rp 26,750 juta per unit. (vim)