• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Jogja

Angie Dinonaktifkan dari Pengurus Demokrat

Senin, 6 Februari 2012 15:20 WIB
Angie Dinonaktifkan dari Pengurus Demokrat
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Angelina Sondakh
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Angelina Sondakh, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat yang menjadi tersangka dalam kasus suap Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, secara otomatis sudah dinonaktifkan dari kepengurusan Partai Demokrat. 

Menurut Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, kader partai yang tersangkut suatu perkara dan menjadi tersangka, maka secara otomatis telah dinonaktifkan sebagai pengurus partai. 

Andi bilang, Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Andi, KPK bisa melakukan pengusutan secara objektif dan sampai tuntas. 

"Kami percayakan semua kepada KPK dan kita tunggu saja hasilnya. Yang jelas, seluruh kader Demokrat harus siap bekerjasama dan membantu KPK untuk melaksanakan tugasnya dengan baik," ujar Andi, Senin (6/2).

Andi menambahkan, siapapun kader Partai Demokrat yang bersalah harus bertanggung jawab secara hukum. Karena itu, Dewan Pembina Partai Demokrat pun siap untuk membantu KPK menyelesaikan kasus yang membelit partai ini. 

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR Saan Mustofa menyatakan, Angelina sudah berhenti sebagai pengurus DPP sejak menyandang status sebagai tersangka pekan lalu.

Saan menjelaskan, surat pemberhentian Angelina sudah diurus oleh Dewan Kehormatan Partai. "Sudah diproses," katanya. 

Meski begitu, Saan mengatakan bahwa Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh, hanya diberhentikan sebagai pengurus. Anggota Komisi Olahraga DPR ini tidak secara otomatis diberhentikan sebagai kader Partai Demokrat.

Saan menjelaskan, meski telah menyandang status sebagai tersangka, Angie masih berstatus anggota partai sampai saat ini. Menurutnya, ada perbedaan perlakuan yang diterima oleh Nazaruddin dengan Angelina. Nazaruddin langsung diberhentikan dari partai karena kabur ke luar negeri saat ditetapkan sebagai tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat lalu menetapkan Angelina sebagai tersangka kasus Wisma Atlet. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Angelina diduga menerima aliran dana dari proyek Wisma Atlet di Palembang. Kesaksian ini disampaikan oleh bekas Bendahara Partai Demokrat, M. Nazaruddin; Mindo Rosalina Manulang; dan Yulianis. (*)
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kontan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
35439 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas