Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Jogja

ERWE: Boleh Chaos, Tapi Tanpa Emosi

Minggu, 29 Januari 2012 21:16 WIB

ERWE: Boleh Chaos, Tapi Tanpa Emosi
KARENA keinginan untuk mengikuti seleksi festival band di sebuah universitas di Yogyakarta, Djati Pambudi Wibowo  yang akrab disapa W2k mengajak teman-temannya untuk membuat sebuah grup band. Musik yang mereka mainkan bergenre Ska Rock, dan mereka sepakat menamakan band kebanggaannya tersebut ERWE.

Banyak sekali pertanyaan tentang arti nama tersebut, menurut W2k  sebenarnya ERWE itu singkatan dari ‘Error Without Emotion’ yang bermakna perdamaian, hingga teman-teman mereka akrab menyebutnya dengan nama ERWE,
“Intinya boleh chaos, tapi tanpa emosi. Tapi banyak juga yang mengartikan sesuai keinginan mereka sendiri, ada yang mengartikan ERWE itu makanan hasil olahan dari daging anjing…hahahaha,” ujar W2k .

Menurut vokalis yang ini, awalnya personil band yang didirikan pada 8 Agustus 2003 ini sejumlah tujuh orang, dan mereka mengusung aliran Reggae Dance. Bongkar  pasang personilpun terjadi hingga formasi terakhir saat ini hanya tiga orang Djati Pambudi Wibowo / W2k  (Vokal/Gitar), Lukas Septa Indras Wibowo / Luke (Gitar), dan Fajar Hendra Setiawan (Drums). Di setiap pertunjukkannya mereka  dibantu oleh tiga musisi auditional di posisi Bass, Trumpet, dan Trombone.

“Menginjak album kedua, dan revolusi musik mulai berkembang, akhirnya kita menetapkan dan meng’ijab qobul’kan kalo ERWE adalah band Ska Rock, tujuannya ya agar bisa lebih meluas aja,” ucap W2k.
Penulis: rap
Editor: rap

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas