• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Jogja

Tips Mempromosikan Diri Lewat YouTube

Senin, 23 Januari 2012 00:07 WIB
TRIBUNJOGJA.COM - Berbagai kisah sukses berhasil diraih orang lewat situs penyedia video sharing youtube. Bahkan penyanyi sekelas Justin Bieber pun mengawali karirnya lewat situs tersebut. Sedangkan di Indonesia, YouTube juga juga berhasil mengantarkan beberapa figure ke puncak popularitas. Lantas kenapa tidak kita manfaatkan pula untuk memasarkan diri kita. Bukannya ini akan menjadi hal yang menarik menyulap Curriculum Vitae (CV) konvensional menjadi CV menggunakan video berbasih website.

Berikut merupakan tips menyulap YouTube menjadi tidak hanya sekadar digunakan sebagai media hiburan saja, namun digunakan pula untuk tujuan professional dan karir.

1. Promosikan Diri Anda

Buatlah sebuah video yang bisa menggambarkan diri anda, promosikan diri sebaik mungkin hingga orang lain bisa terkesan dan ingin mengenali anda lebih jauh. Tom Ferry seorang trainers real estate dan pengarang buku best seller Life by Design telah mengalami kisah sukses tersebut. Dimana dirinya memperoleh tawaran dari berbadai perusahaan yang mengajaknya untuk bekerjasama. Rahasianya, ia aktif mengunggah satu hingga dua video pada setiap minggunya.

2. Unggah dan Berharaplah

Strategi ini mungkin terkesan sepele, hanya unggah dan kemudian diminta untuk bersabar. Tapi jangan salah, hal ini juga yang dialami Justin Bieber.

Bieber mengunggah video amatirnya yang tengah menyanyi sambil memainkan gitar. Tak berapa lama ia pun memperoleh audiens hingga mencapai angka jutaan. Setelah memperoleh prestasi itu, Scooter Braun merasa tertarik dan kemudian memperkenalkannya kepada penyanyi terkenal, Usher.

Kuncinya, saat itu Bieber tidak menggunakan channel khusus untuk anak – anak, meskipun dirinya masih tergolong anak-anak. Bieber menggunakan channel yang bisa mempromosikan talentanya dan bisa dinikmati oleh lebih banyak audiens.

3. Kembangkan Keahlian

YouTube bisa membantu anda untuk mendapatkan perkerjaan meskipun anda sendiri tak suka berakting di depan kamera. Itulah yang terjadi pada seorang pelajar dari Stanford University, Feross Aboukhadijeh. Ia tak suka berpose di depan kamera, namun didirnya berhasil membuat sebuah video hiburan mengenai fitur YouTube Instant. Ia mengunggahnya tidak lama setelah Google membuat fitur Google Instant yang merupakan fasilitas pencari video.

Chad Hurley, CEO YouTube terkesan dengan video tersebut, kemudian ia pun menawarinya pekerjaan yang ia kirimkan via twitter. Alhasil, Kini Aboukhadijeh pun memperoleh pekerjaan di YouTube untuk melanjutkan idenya, sementara ia pun masih berusaha untuk menyelesaikan kuliahnya.

Belajar dari kisah Aboukhadijeh, kembangkanlah kreativitas yang berhubungan dengan sejumlah perusahaan besar. Semisal membuat program acara sederhana atau mendesain sesuatu yang sesuai dengan minat dan keahlian anda sendiri. Contohnya mendesain logo burung pada situs twitter atau mendesain tampilan facebook yang lebih bersahabat. Anda tak akan pernah tahu siapa saja yang akan memberikan apresiasi dan melihat karya anda.

4. Kreatif

Ketika seorang Brian Freedman (23) melihat sebuah artikel financial untuk iklan iGrad, sebuah situs konsultan pengelolaan keuangan bagi siswa, ia justru tertarik pada tulisan kecil yang berada di bagian bawah iklan secara keseluruhan. Disana tertulis tantangan untuk mengirimkan sebuah video yang bertema seputar masalah keuangan.

Lantas ia pun membuat contoh video yang menceritakan bagaimana caranya mengelola anggaran menggunakan cara yang sederhana.

Freedman merasa lebih nyaman berbicara langsung di depan kamera, sehingga ia pun langsung menayangkan dirinya di depan kamera. Namun yang menjadi kekuatannya adalah konsistensi. Ia secara rutin membuat video – video tersebut.

5. Bergabunglah bersama Kontes Online

Kini sudah menjadi hal yang biasa dimana perusahaan atau penyelenggara kontes video di YouTube mencari kandidatnya lewat situs ini. Semisal apa yang dilakukan Dr Pepper ketika berkerja sama dengan produser film Step Up Jon M Chu untuk mencari kandidat penari terbaik.

Kontes video begitu populer di YouTube. Channel ini didedikasikan khusus untuk pencarian bakat, mulai dari kontes film pendek hingga video untuk kepentingan sosial. Oleh karena itu, selalu perhatikan setiap kontes yang mungkin diselenggarakan di dekat tempat anda, bergabunglah ketika anda anggap itu menarik.

Dibalik kisah – kisah sukses yang diawali dari YouTube, ada beberapa kunci yang harus dimiliki setiap orang yang tertarik untuk mempromosikan diri lewat situs ini, yakni tetap kreatif, otentik dan konsisten. (*)
Penulis: mon
Editor: mon
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
34611 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas