• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Ekbis » Market

Jumlah Kendaraan di Yogya Bertambah 8.900 per Bulan

Selasa, 10 Januari 2012 12:51 WIB
Jumlah Kendaraan di Yogya Bertambah 8.900 per Bulan
HENDRA KRISDIANTO
Kemacetan di Jembatan Kewek, Kota Yogya. Laju pertumbuhan kendaraan sangat cepat tak sebanding dengan pertumbuhan jalan.
TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Penambahan kendaraan bermotor di Kota Yogyakarta sepanjang tahun 2011 tercatat sangat signifikan. Setiap bulannya sekitar 8.900 kendaraan bertambah di jalanan Kota Yogyakarta. Terdiri dari 8.000 unit sepeda motor dan 900 kendaraan roda empat.

Berdasarkan data yang ada di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) DIY, penambahan kendaraan selama tahun 2011 total mencapai 115.766 unit kendaraan yang 80 persen adalah kendaraan baru sepeda motor

Kepala Bidang Penganggaran DPKAD DIY, Gamal Suwantoro mengungkapkan jika dilihat dari sisi unit, pertambahan jumlah kendaraan bermotor tahun 2011 kemarin, sebenarnya sedikit menurun dibanding dengan tahun 2010 silam.

"Terganggunya pasokan akibat bencana di negara produsen yang ditengarai menjadi penyebab penurunan penjualan kendaraan baru," jelasnya, Sabtu (7/1)

Pada tahun 2011 kemarin, lanjutnya, penjualan sepeda motor dan mobil baru di Yogyakarta mencapai 115.766 unit sedangkan pada tahun 2010 silam penjualannya mencapai 116.248 unit. Di sisi lain penjualan mobil baru justru mengalami peningkatan.

Apabila di tahun 2010, penjualan sepeda motor di DIY mencapai angka 107.046 unit, tahun 2011 menurun menjadi 104.548 unit. Sementara penjualan kendaraan roda empat jika 2010 silam mencapai 9.202 unit, tahun 2011 meningkat menjadi 11.218 unit.

"Hal ini menunjukkan kemungkinan kesejahteraan masyarakat di Provinsi DIY mengalami peningkatan atau bisa jadi karena trend semata," ujarnya.

Secara keseluruhan, Gamal menyebutkan, jumlah kendaraan yang lalu lalang di jalananan Yogyakarta yang berplat nomor AB di tahun 2011 kemarin mencapai 1.210.250 unit, jauh meningkat dibanding dengan tahun 2010 silam yang hanya 1.120.907 unit.

"Maka wajar saja jika jalanan di Yogyakarta sudah mulai macet, karena jumlah kendaraan bermotor naik sedemikian pesat," ujarnya.

Seiring dengan pertambahan jumlah kendaraan di Yogyakarta serta kenaikan harga kendaraan bermotor tahun 2011 kemarin, pajak yang diterima oleh Pemerintah Propinsi DIY mengalami peningkatan baik dari sisi Pajak Balik Nama (PBN) ataupun Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Tahun 2011, Pemprov DIY mampu menyerap PKB sebesar Rp 331.553.251.935, lebih tinggi 111,49 persen dari target yang ditetapkan sebesar RP 297.380.000.000. Sementara PBN yang diterima mencapai 287.595.944.450, lebih tinggi sekitar 113,68 persen dari target Rp 252.978.000.000.

"Secara keseluruhan pendapatan pajak kendaraan bermotor kita mencapai Rp 619.149.196.385 lebih tinggi sekitar 112,5 persen dari target yang hanya Rp 550.358.000.000," tukasnya. (*)
Penulis: vim
Editor: iwanoganapriansyah
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas