Di Balik Biennale Jogja XI

Perempuan-Perempuan Di Balik Biennale Jogja XI

sebagian besar yang berada dibalik event bergengsi ini adalah perempuan

Perempuan-Perempuan Di Balik Biennale Jogja XI
Tribun Jogja/ Hendra Krisdianto
SETIAP dua tahun sekali, di Yogyakarta di adakan event seni rupa yang cukup bergengsi. Biennale Jogja yang telah berlangsung sejak tahun 1988 . Gelaran yang kini telah mencapai usianya yang ke 22 ini juga telah menjadi acuan dalam perkembangan seni rupa di Indonesia. Bienalle Jogja yang digelar di Jogja National Museum (JNM), dan Taman Budaya Yogyakarta (TBY) ini akan ditutup 8 Januari 2012.

Menariknya, sebagian besar yang berada dibalik event bergengsi ini adalah perempuan. Mereka di antaranya adalah Yustina Neni (Direktur Eksekutif), Aisyah Hilal (Koordinator Program Parallel Events), Alia Swastika (Kurator), dan Suman Gopinath (Kurator/India), Brigitta Isabella (Program Manager)

Pada Biennale Jogja XI kali ini, Yayasan Biennale Yogyakarta berfokus pada usaha untuk mengorganisir Biennale yang berskala internasional untuk membangun dialog, kerjasama dan kemitraan antarbangsa. Seri Pertama: Shadow Lines merujuk pada garis imajiner yang membawa orang-orang untuk bersatu, dan sekaligus memisahkan mereka. Shadow Lines juga menyaran pada batasan geo-politis dan penciptaan negara modern di Asia Selatan.

Dimulai pada tahun 2011, dalam 10 tahun ke depan Biennale Jogja dalam setiap pelaksanaannya akan berpartner dengan satu negara yang berada di bagian planet bumi 23.27 derajat di atas dan 23.27 derajat di bawah ekuator atau garis khatulistiwa. Dalam dialog antar bangsa ini, Biennale Jogja tidak hanya bekerja dengan seniman individual maupun kelompok, tetapi juga bekerjasama dengan organisasi-organisasi seni baik di Indonesia maupun di negara-negara partner. Sehingga dialog, kerjasama, dan kemitraan yang dirintis akan berkelanjutan dan melahirkan kerjasama-kerjasama baru yang lebih luas. Biennale Jogja seri khatulistiwa ini akan mengawali perjalanannya ke arah Barat dengan menjumpai India.

Penulis: rap
Editor: hdy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved