Jumat, 28 November 2014
Tribun Jogja

Pengamen Vredeburg Tewas Ditusuk

Rabu, 28 Desember 2011 21:06 WIB

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Saiful alias Unyil (23) seorang pengamen asal Lamongan, Jawa Timur akhirnya tewas saat dibawa ke rumah sakit setelah mendapatkan enam luka tusukan. Korban ditusuk pengamen lain yang setelah keduanya sempat adu jotos di seputaran jembatan Kleringan, Rabu (18/12) dini hari.

Kejadian penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas itu diawali dari ketika korban bersama rekannya Edi Saputro (16) alias Ucil warga, Karangasem, Paliyan, Gunungkidul datang ke lokasi kejadian di seputaran Jembatan Kleringan sekitar pukul 00.00.

Awalnya, mereka hanya duduk-duduk di sana hingga ada kelompok pengamen lain mendatangi. Satu dari mereka kemudian memaksa Ucil menyerahkan gitar yang dibawa. Melihat gitar rekannya direbut korban berusaha membantu.

Hanya saja, pelaku tidak mau menyerahkan gitar jika tidak menyerahkan uang sebagai tebusan. Akhirnya keduanya baku hantam dan korban didorong hingga terguling di sekitar rel kereta api.

"Saat itu dia (pelaku) langsung mengejar hingga ke bawah kemudian menusuk Unyil hingga enam kali,"kata Ucil saat memberikan keterangan ke penyidik.

Setelah itu, pelaku yang tak saling kenal dengan keduanya langsung kabur meninggalkan korban. Sejurus kemudian melihat korban tertusuk, Ucil langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bethesda namun nyawanya tidak tertolong.

"Mereka tidak saling kenal satu dengan yang lainnya. Kami masih mendalami kemungkinan pengamen mana yang melakukannya,"kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Donny Siswoyo.

Korban diketahui sering mengamen di kawasan Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Hingga Rabu (28/12) siang, korban masih diotopsi di Rumah Sakit Dr Sarjito Yogyakarta, selanjutnya pihak keluarga korban akan dihubungi untuk menjemput korban. (*)
Penulis: iwe
Editor: ufi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas