Home
Mendesain Rumah Spa yang Homey
Mendesain Rumah Spa yang Homey
Penulis: tea | Editor: tea
Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia T. Andayani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aurelia & Driji Spa for mom and kids adalah sebuah rumah spa yang terletak di Jl. Gatotkaca No.20, Sleman, ini merupakan tempat refleksi dan spa dengan sentuhan nuansa tradisional modern yang hangat dan nyaman di kemas dengan konsep back to nature. Dengan menggunakan rempah-rempah tradisional, bunga dan juga buah segar.
Rumah spa ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 300 meter. Bangunan dikonsep dua lantai dimana di lantai pertama adalah bangunan rumah tinggal, sementara untuk lantai kedua adalah rumah peristirahatan untuk spa.
Bangunan di desain dengan arsitektur minimalis modern. Dimana elemen-elemen pendukung terbuat dari batu-batu alam yang di desain asimetris. Pemilik rumah Dian Astari (36) sejak awal tampaknya memang sudah kepincut dengan lahan tersebut sehingga otomatis langsung membeli lahan itu untuk dibangun rumah dan sekaligus tempat usaha.
"Dulu itu tahun 2006, waktu saya lihat lahan rumah ini langsung suka. Terus bilang cocok untuk tempat usaha karena daerah sini dekat lokasi untuk wisata kuliner juga," ucap Dian kepada Tribun Jogja, Kamis (15/12).
Dian mendesain bangunan dengan konsep minimalis dan beraksen tradisional. Itu meliputi berbagai interior yang dipilihnya yang kebanyakan klasik dan tradisional.
Mulai dari pemilihan sofa bed, lemari, hingga penataan ruangan yang cenderung bernuansa tradisional.
Sejak pertama kali beroperasi pada tahun 2006, Dian sudah sempat merubah letak ruangan. Tadinya hanya dua ruang untuk spa dan pijat refleksi. Namun kini, jumlahnya menjadi 8 ruang dengan jumlah 15 bed, yang terdiri dari ruang lobi untuk menerima tamu yang datang, serta bagi para pengantar laki-laki yang hendak menunggu bisa di lobi.
"Karena spa ini khusus wanita dan baby kids jadi memang kita khususkan hanya wanita dan anak-anak mulai usia 5 tahun ke atas yang bisa spa," kata Dian yang juga Sekretaris Asosiasi Spa Terapis Indonesia.
Lalu ada ruang salon untuk perawatan rambut, terlihat beberapa kursi salon berwarna hitam yang tersusun rapi, alat pengering, dan gunting. Penempatan perabot yang pas, membuat salon ini terasa homey.
Kemudian ruang untuk pijat dan lulur, dan ruang pijat refleksi yang di desain khusus untuk ibu dan dua orang anak yang posisinya berdampingan. Dian lebih banyak menggunakan sofa bed ketimbang bed umumnya, karena agar lebih rileks. Di dalam ruangan yang berukuran 5x8 meter itu juga disediakan bathtub untuk berendam dengan mewangian bunga, dan disediakan shower untuk bilas.
Ruangan di tata dengan apik dan menarik serta terkesan fun.
"Kami ingin agar tamu yang melakukan perawatan di tempat ini terkesan homey dan seperti di rumah sendiri," ungkap ibu satu putri bernama Maria Aurelia (8 tahun) ini.
Antara ruang satu dengan lainnya di pisahkan dengan sekat partisi dari bahan triplek tebal. Sehingga tidak akan mengganggu privacy satu sama lain. Juga untuk ruang lulur dibuat hanya 2 bed agar lebih privacy dan tidak mengurangi kenyamanan pelanggan ketika melakukan perawatan spa.
Dian sendiri mengaku terinspirasi membangun tempat spa karena memang berangkat dari kecintaannya pada spa.
"Rasanya saya ingin membuat setiap wanita itu cantik. Dengan adanya perawatan spa ini tiap wanita akan dimanjakan dan bisa merasa menjadi cantik," ucapnya. (*).