• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Ekbis » Market

Berburu Batu Mulia di Kebun Sayur

Rabu, 30 November 2011 22:54 WIB
Berburu Batu Mulia di Kebun Sayur
THERESIA TUTI A
Pusat penjualan batu permata, Kebun Sayur Handicraft Market di Balikpapan
TRIBUNJOGJA.COM - Kilauan bebatuan warna-warni yang tertata rapi di dalam etalase kaca itu begitu memukau dan menarik perhatian pengunjung yang datang di pusat penjualan batu permata, Kebun Sayur Handicraft Market, di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kebun Sayur Handicraft Market memang pusat penjualan batu permata di Kota Balikpapan.  Terdapat puluhan kios yang menjual aneka macam batu perhiasan khas Kalimantan, di antaranya batu kecubung. "Batu kecubung asli Kalimantan itu ada tiga warna, yaitu ungu, putih, dan warna teh," papar Hadi, pedagang di lokasi tersebut.

Ia sudah hampir lebih dari 15 tahun berjualan di sini. Tidak hanya batu kecubung yang ada di kiosnya, tapi juga batu perhiasan lainnya seperti jamrud, safir, kalimaya, merah delima, dan beraneka macam batu akik yang sudah umum ditemukan di Pulau Jawa. 

Tak hanya dari dalam negeri, batu-batu dari mancanegara pun tersedia di tempat ini, seperti dari Kolombia, Birma, Srilanka, Thailand, dan negara lainnya.

Hadi selalu menjelaskan berbagai hal tentang batu permata kepada pengunjungnya. Ia tidak segan mengeluarkan beberapa koleksinya dan digelar di atas meja. Ini juga yang membuat pengunjung makin tertarik dan betah berlama-lama mengamati keindahan batu-batu tersebut. 

Ternyata, pembentukan batu perhiasan dari tambang itu ada dua jenis, yaitu pembentukan secara manual dan teknik cutting menggunakan mesin.

Teknik cutting menggunakan mesin menghasilkan bentuk yang lebih indah dan rapi. Permukaannya bisa dibentuk berlekuk-lekuk menjadi banyak segi sehingga akan lebih berkilau ketika terpapar cahaya. Proses cutting dilakukan di Martapura, Kalimantan Selatan, karena alatnya hanya tersedia di sana. Apabila menggunakan teknik manual, bentuknya terbatas hanya bulat atau lonjong membentuk setengah bola.

Berlian Martapura
Hadi juga menjelaskan tentang jamrud yang berwarna hijau koleksi. Menurutnya, sebuah jamrud berdiameter kira-kira dua sentimeter itu harganya sekitar Rp 3 juta. Jamrud tersebut ternyata bukan batu termahal yang dimilikinya. Di kiosnya, ia memiliki batu berlian seharga Rp 15 juta. Bahkan, di kios-kios yang lain, ada juga yang berharga sampai ratusan juta.

Tapi tidak usah khawatir, tidak semua batu-batu perhiasan tersebut dibandrol dengan harga selangit. Masih terdapat batu-batu yang harganya terjangkau dan tak kalah indahnya. Seperti batu safir biru (blue safir) seharga Rp 50 ribu.

"Safir biru adalah lambang kebijaksanaan. Iini banyak yang menyukainya sebagai aksesoris wanita", ujar Hadi sembari menawarkan.

Kebun Sayur Handicraft Market tidak hanya menyediakan batu-batu permata, pasar juga menawarkan kerajinan khas Kalimantan, seperti manik-manik, bros, gelang, kalung, sarung Samarinda, batik ampiek, dan lainnya. Ttentu saja, pasar ini juga menyediakan aneka kerajinan tradisional Suku Dayak, seperti senjata mandau, kain tenun ikat Doyo, baju kurung, dan lain-lain.

Mencapai pasar ini tidaklah sulit, hanya sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan. Anda bisa menyewa mobil atau naik angkutan kota. Jangan khawatir, jauh dekat ongkos angkutan kota hanya Rp 3 ribu. Perjalanan pun cukup nyaman, karena jalan-jalan di kota Balikpapan rapi dan bersih, jauh dari macet.

Jadi, buat Anda yang kebetulan berkunjung ke Balikpapan, jangan lupa mampir ke Kebun Sayur Handicraft Market untuk membeli buah tangan. (tea)
Penulis: tea
Editor: iwanoganapriansyah
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
29448 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas