A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

UMP DIY Ditetapkan Rp 892.660 - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jogja

UMP DIY Ditetapkan Rp 892.660

Selasa, 22 November 2011 03:56 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA - Upah Minimum Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 2012 ditetapkan sebesar Rp892.660, lebih besar dibandingkan dengan 2011 yang hanya Rp808.000.

"Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2012 itu berdasarkan keputusan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIy Untung Sukaryadi di Yogyakarta, Senin (21/11/2011).

Menurut dia, pihaknya optimistis UMP DIY 2012 yang telah ditetapkan itu tidak akan berdampak terhadap gejolak ekonomi maupun kondusivitas perusahaan. Dasar pertimbangan tersebut dilihat pula dari perbandingan besaran UMP di wilayah lain yang dekat dengan DIY.

"Nilai itu sudah cukup sesuai dengan tingkat kebutuhan seorang buruh. UMP DIY 2012 itu juga lebih tinggi dari beberapa kabupaten tetangga seperti Magelang, Jawa Tengah, yang besarannya hanya Rp870.000," kata Untung.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Alinasi Buruh Yogyakarta (ABY) Kirnadi mengatakan UMP DIY 2012 sebesar Rp892.660 itu masih rendah, dan belum memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL) buruh di Yogyakarta.

"Kami tidak sependapat dengan besaran UMP DIY 2012 yang masih di bawah Rp900.000, karena menjelang penetapan UMP tersebut kami sempat menemui gubernur untuk memberikan masukan," katanya.

Menurut dia, pada saat itu gubernur DIY cukup merespons masukan ABY dan akan mengusahakan besaran UMP bisa mencapai Rp900.000 hingga Rp950.000, yang akan disesuaikan dengan bupati dan wali kota.

"Namun, ternyata keputusan gubernur jauh lebih rendah dari angka Rp900.000. Kami sebagai buruh merasa sangat kecewa, karena besaran UMP DIY 2012 yang ditetapkan tidak sesuai dengan usulan kami," kata Kirnadi.

Ia mengatakan rendahnya UMP DIY 2012 itu merupakan kesalahan dari Disnakertrans dan Dewan Pengupahan DIY yang hanya mengusulkan UMP rendah. Padahal, usulan itu yang menjadi dasar pertimbangan gubernur dalam menentukan dan menetapkan UMP DIY 2012.

"Kami akan secepatnya melakukan koordinasi internal dengan sejumlah serikat buruh atau aliansi buruh yang ada. Dalam pertemuan tersebut nanti akan diputuskan sikap dari buruh, apakah menolak atau langkah apa, akan kami tentukan setelah melakukan koordinasi," kata Kirnadi. (*)
Penulis: igy
Editor: ufi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
28523 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas