Alat E-KTP Dodik Tidak Jadi Datang Lagi
Tribun Jogja - Rabu, 16 November 2011 21:41 WIB
Berita Terkait
- Kericuhan Warnai Konvoi Kelulusan SMA di Bantul
- Siswa SMA/SMK di Bantul Lulus Semua
- KPK Datangi Sekolah di Bantul untuk Monitor Dana BOS
- Olimpiade Difabel Tingkat DIY Digelar di Bantul
- Ratusan Siswa SMAN 8 Bogor Belajar Membatik di Bantul
- Baru 2 Partai di Bantul yang Perbaiki Berkas
- Butik di Bantul Dibobol Maling
- 12 Sepeda Motor Disita dari Sindikat Curanmor Bantul
- Panwaslu Bantul Umumkan Calon Panwascam
- Puluhan Gepeng Dirazia di Jalan Lingkar Selatan Bantul
TRIBUNJOGJA.COM,
BANTUL - Pemerintah pusat kembali membohongi Dinas Kependudukan dan
Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul. Kepala Bidang Pendaftaran.
Janji pemerintah pusat memberikan tambahan alatperekam E-KTP baik
mobile maupun biasa pada 12 November lalu tidak terealisasi.Padahal
janji awal pemerintah akan memberi 58 unit perekam E-KTP.
“Sekarang baru 34 unit, 12 November dijanjikan tambahan
alatnya datang,tapi belumdidistribusikan sampai sekarang,”ujar Kepala
Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bantul
Dodik
Koeswardono, Rabu (16/11/2011).
Kejadianberulang
kali tersebut membuatnya sangat pesimis target pemerintah
akanterpenuhi. Bahkan ia hanya berani menargetkan akhir tahun hanya bisa
merekam 30 persen dari 753.956
wajib KTP di Bantul. (*)
Penulis : Bakti Buwono Budiastyo || Editor : Bakti Buwono Budiastyo
Ikuti Tribunjogja.com melalui sosial media twitter @tribunjogja
Bantul Populer
Bantul Lainnya








