Minggu, 1 Maret 2015

Kisah Sukses CEO GE Indonesia Handry Santriago

Jumat, 11 November 2011 21:21 WIB

Kisah Sukses CEO GE Indonesia Handry Santriago
tribun jogja/hasan sakri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menggunakan kursi roda, siapa sangka Handry Santriago mampu mencapai posisi puncak dalam sebuah perusahaan besar yang tidak semua orang mudah mendapatkannya.

Suaranya terdengar begitu lantang dan tertata apik sambil sesekali menggunakan bahasa inggris fasih saat berbicara di depan puluhan orang yang mengikuti Studium General bertajuk The Journey of GE Transformsion - A Leading Change Story, di University Club, Universitas Gajah Mada, Kamis (10/11).

Ia pun begitu bersemangat tatkala berbicara tentang bagaimana caranya mengembangkan diri dalam karier dan kehidupan. "Seseorang tak akan pernah menjadi yang terbaik jika melakukan hal yang sama dengan yang orang lain lakukan. You have to find the differences," tandasnya.

Pria kelahiran Pekanbaru 13 Juni 1969 ini, sungguh luar biasa. Bayangkan saja, ia lulus memuaskan dari Institut Pertanian Bogor jurusan bioindustrial di tahun 1994. Padahal saat itu, ia juga memperoleh cobaan lagi yakni dinyatakan mengidap kanker baru yang bersemayam di pinggangnya.

Selanjutnya ia mendapatkan gelar Master dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) Business School serta gelar MBA dari Universitas Monash. Handry juga mendapatkan gelar PhD di bidang manajemen strategis dari Universitas Indonesia dengan disertai kajian followership. Ia merupakan peraih gelar doktor ke - 117 di UI dalam bidang manajemen strategis.

Sementara perjalanan kariernya dimulai ketika bekerja di sebuah perusahaan konstruksi sebagai direktur pengembangan bisnis. Kemudian Handry bergabung dengan GE pada tahun 1997 dan menjabat sebagai manajer Business Development di GE International. Di tahun 1998, ia pindah ke GE Lighting Indonesia dan bertugas sebagai General Manager Industrial Lighting and System.

Di pertengahan tahun 2001, ia mengambil kesempatan untuk menjabat sebagai Regional Black Belt di GE Power System Asia Pasific, serta sebagai Quality ACFC Leader untuk GE Power Systems Asia pada tahun 2004. Sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2010, ia memimpin bisnis Power Generation untuk GE Energy di Indonesia, Vietnam, Kamboja dan Filipina. Kemudian pada bulan Juli 2011, Handry dipromosikan sebagai CEO GE Indonesia.

Halaman12
Penulis: mon
Editor: oktora-veriawan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas