Basri Ultimatum Para Pemain
Pelatih Persiba Bantul, Muhammad Basri, mulai memberikan ultimatum pada anak asuhnya.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pelatih Persiba Bantul, Muhammad Basri, mulai memberikan ultimatum pada anak asuhnya. Jika dinilai tidak mampu bermain maksimal bagi tim, dia tak akan segan-segan mendepak sang pemain tersebut.
Hal itu pun akan ia lakukan tanpa harus menunggu waktu yang lama, namun secepatnya setelah menilai pemain yang bersangkutan.
"Jadi tak perlu (menunggu) sampai putaran kedua kompetisi atau malah menjelang akhir kompetisi, kalau ada pemain yang tidak berprestasi ya akan dicoret," katanya seusai membimbing latihan Persiba Bantul, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (10/11/2011).
Karena itu, Basri menyerahkan nasib pemain kepada diri mereka masing-masing, bukan semata-mata keputusan tim pelatih. Menurutnya, masa depan pemain sepakbola profesional berada di tangan pemain yang bersangkutan.
"Semua kembali kepada diri pemain sendiri. Mereka harus bisa bermain selayaknya di level satu," paparnya.
Basri menambahkan, ultimatum bagi anak asuhnya tersebut diharap mampu menjadi pemicu bagi semua pemain, untuk dapat membuktikan kemampuan terbaik di lapangan. Setidaknya, semua pemain mampu meyakinkan kepada tim pelatih dan manajemen bahwa mereka tidak salah pilih.
"Itu karena nanti tim bermain di Indonesian Premier League (IPL). Jadi semua pemain harus bisa menunjukkan permainan yang bagus," harapnya.(*)