Dicari, Santri Pintar Tapi Tak Mampu Kuliah

Siswa yang tim dapatkan sejumlah 40 orang untuk meneruskan pendidikan S1 di FTI UII.

Tayang:
Editor: Setya Krisna Sumargo
Laporan Reporter Tribun Jogja, Anugerah 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ada banyak siswa berprestasi di pondok pesantren yang tidak memiliki cukup biaya untuk meneruskan pendidikan. Selain berprestasi, mereka juga menguasai agama Islam dengan baik.

Siswa semacam itulah yang menjadi incaran Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dalam menyalurkan raihan beasiswa sebesar Rp 2 miliar dari Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

"Kami mencari siswa yang berkemampuan agama Islam bagus dan mempunyai otak Jerman," kata Dekan FTI UII, Gumbolo Hadi Susanto, Kamis (18/8/2011).

FTI membentuk sebuah tim yang mendapatkan siswa semacam itu. Tim mencari hingga ke pesantren yang ada di luar kota. Siswa yang tim dapatkan sejumlah 40 orang untuk meneruskan pendidikan S1 di FTI UII. "Beasiswa untuk mereka kami namakan santri unggulan," katanya. 

Mereka berasal antara lain dari Ponpes Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, Ponpes Baitul Qurra Jakarta, dan Ponpes Hasyim Ashari Bansri Jepara.

"Syaratnya adalah memiliki nilai rata-rata raport di atas 8, NEM di atas 8,5, dan hafal Al-Quran. Selain itu juga dia harus punya sertifikat prestasi lainnya, seperti debat bahasa Inggris atau perlombaan lainnya," kata Gumbolo.

Beasiswa yang turun pada bulan September itu membiayai sebanyak 40 mahasiswa S1 FTI dan 20 mahasiswa S2 FTI. Setiap mahasiswa mendapat sekitar Rp 40 juta untuk membiayai kuliah.(Tribunjogja.com)

Baca selengkapnya di Tribun Jogja edisi Jumat (19/8/2011)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved