Kamis, 2 Juli 2015

Bayi Kembar Berkelamin Ganda Perlu Pengobatan Lama

Kamis, 14 April 2011 06:37


Suryono Yudha Patria
Dokter Anak Fakultas Kedokteran UGM/RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta

JENIS kelamin manusia dibedakan menjadi jenis kelamin laki-laki, dan jenis kelamin perempuan. Secara umum pembedaan dua jenis kelamin tersebut berdasarkan tampakan luar kelamin masing-masing pada laki-laki atau perempuan.

Kita orang Indonesia, bila seorang bayi lahir, jenis kelamin merupakan hal penting untuk diketahui secara awal. Paling tidak hal tersebut untuk menyiapkan atau merencanakan nama bagi sang bayi, mengurus akte kelahiran, jenis warna pakaian, mainan, sampai merencanakan pola asuh, pendidikan, dan sebagainya.

Proses terjadinya dua jenis kelamin pada manusia ini sangat panjang dan kompleks, yang dimulai sejak sangat awal sekali kehidupan manusia yaitu sejak masa embrional,  dan berkembang terus sampai masa pubertas. Secara biologis memang sampai masa pubertas, tetapi secara psikologis terkadang membutuhkan waktu lebih lama lagi.

Dalam proses perkembangan jenis kelamin sejak embrional tersebut terkadang terdapat masalah atau gangguan yang akan berakibat munculnya ketidakpastian salah satu jenis kelamin. Ketidakpastian ini akan menimbulkan kesalahan dalam menentukan nama, pola mendidik, dan sebagainya. Karena nama seseorang sering tergantung jenis kelamin, maka orangtua akan memberi nama sesuai tampakan kelamin yang dominan setelah bayi lahir, walaupun terdapat masalah terhadap jenis kelamin tersebut.

Faktor Pengatur Pembentukan Jenis Kelamin

Paling tidak terdapat tiga faktor yang secara umum mengatur terbentuknya jenis kelamin laki-laki dan perempuan pada manusia, yaitu faktor genetik, hormon, dan lingkungan. Faktor genetik bekerja paling awal disusul kemudian oleh faktor hormon, dan terakhir faktor lingkungan.

Halaman123
Editor: jun
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas