Minggu, 5 Juli 2015
Home » Yogya » Sleman

Jalur Alternatif ke Magelang Cuma untuk Kendaraan Kecil

Kamis, 31 Maret 2011 11:28

TRIBUNJOGJA, SLEMAN - Putusnya jembatan Pabelan di Magelang, Jateng, yang menjadi penghubung Yogyakarta - Magelang, menyebabkan perubahan rute perjalanan armada bus menuju Magelang / Semarang dan sebaliknya.  Menurut Rianto (41), sopir bus Ragil Kuning jurusan Jombor - Borobudur, kini ia harus memutar untuk sampai ke Borobudur maupun sebaliknya.


"Dari Jombor - Cebongan - Seyegan - Dekso - Kalibawang - Jagalan belok kiri ke arah Borobudur, lalu ke Magelang. Tapi jalur ini hanya bisa dilewati kendaraan kecil. Bus besar dan truk memilih jalur Kartasura atau Purworjeo," kata Rianto, saat ditemui di Terminal Jombor, Sleman, DIY, Kamis (31/3/2011).

Hal ini berpengaruh pada membengkaknya konsumsi solar dan menambah jauh jarak tempuh.  "Biasanya ke Borobudur bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam, sekarang bisa sampai 2,5 jam. Solarnya juga jadi boros, normalnya habis Rp 100 ribu, sekarang jadi Rp 170 ribu untuk pergi-pulang," keluhnya.

Untuk menyiasati membengkaknya ongkos solar, PO Ragil Kuning menaikkan tarif penumpang. "Sekarang tarif penumpang ke Borobudur menjadi Rp 15 ribu, dari sebelumnya Rp 10 ribu. Tapi penumpangnya juga sepi, kok. Bahkan hari ini hanya dua armada bus PO Ragil Kuning yang jalan, dari lima yang biasanya beroperasi," imbuhnya.

Sementara itu, bus Penumpang Terbatas (Patas) jurusan Yogya-Semarang harus lewat jalur Kartosuro-Boyolali-Salatiga-Bawen-Ungaran-Semarang, paska putusnya jembatan Pabelan.

"Jarak tempuhnya jadi lebih lama satu sampai dua jam, jika lewat Kartosuro. Tentunya berpengaruh pada konsumsi solar, sebelumnya untuk sekali jalan habis Rp 200 ribu, sekarang bisa sampai Rp 300 ribu," terang Rianto, sopir bus patas PO Nusantara jurusan Yogya-Semarang.

Namun, PO Nusantara tidak menaikkan tarif penumpang meski terjadi perubahan jalur. "Tarif ke Semarang tetap Rp 35 ribu, tapi biasanya penumpang melebihkan uang yang dibayarkan. Rata-rata penumpang memberi tambahan Rp 10 ribu," ucap Harianto.

Dari pantauan Tribun, kondisi Terminal Jombor sampai pukul 10.00 WIB, masih sepi penumpang.

Halaman12
Editor: jun
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas