A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Eropa Minati Kerajinan Agel Sentolo Karena... - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Rabu, 23 April 2014
Tribun Jogja
Home » Ekbis » Market

Eropa Minati Kerajinan Agel Sentolo Karena...

Rabu, 16 Februari 2011 23:19 WIB
Eropa Minati Kerajinan Agel Sentolo Karena...
TRIBUNJOGJA.COM/VICTOR MAHRIZAL
Tas wanita dari bahan serat agel
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal



TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kerajinan serat agel di sentra kerajinan serat alami Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo tembus pasar Eropa. Kerajinan hasil olahan tangan ini diminati konsumen luar negeri karena ramah lingkungan.

Menurut salah satu perajin serat agel, Isti Rahayu (40), pemasaran produk kerajinan serat agel ini adalah pasar Eropa, terutama Spanyol dan Prancis. Penjualan kerajinan agel ke Eropa mampu mencapai 80 persen, sedang sisanya adalah pasar lokal.

"Selain luar negeri, permintaan dalam negeri terutama Pulau Bali cukup banyak," tambah Isti, saat ditemui Tribun Jogja, Senin (14/2/2011).

Kerajinan agel yang diambil dari serat pohon gebang ini ini dibuat menjadi produk-produk fashion misalnya tas, topi, dompet, karpet, tempat bantal dan taplak meja. Di pusat kerajinannya per minggu mampu memproduksi 1.000 buah.

Harga kerajinan agel ini bervariasi. Tergantung model dan tingkat kerumitan pembuatan. Rata-rata harga kerajinan agel ini berkisar antara Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu dengan omzet penjualan mencapai Rp 100 juta tiap bulan.

Untuk mendapatkan serat agel dari pohon gebang harus melalui beberapa proses yakni penyerutan, pengeringan, pewarnaan, pemintalan, penganyaman dan yang terakhir adalah finishing sesuai desain pesanan yang diminta buyer (pembeli).

Kendala paling berat yang saat ini dialami para perajin Desa Salamrejo adalah minimnya bahan baku. Bahan baku kerajinan serat agel ini semakin sulit didapatkan di daerah asalnya Kulonprogo. Untuk memenuhi permintaan serat agel saat ini harus mendatangkan dari Jawa Timur.
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5268 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas