A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Dubes Swedia Blusukan ke Pasar Buah Gamping - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Rabu, 16 April 2014
Tribun Jogja

Dubes Swedia Blusukan ke Pasar Buah Gamping

Kamis, 10 Februari 2011 17:11 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Muhammad Fatoni

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN
– Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Ewa Ulrika Polano, mengunjungi pasar induk sayur dan buah Gemah Ripah Gamping, Sleman, Kamis (10/2/2011). Kedatangan dubes Swedia tersebut dalam rangka peresmian proyek instalasi biogas yang diterapkan di pusat grosir buah terbesar di DIY tersebut.

Rombongan Ewa Ulrika beserta delegasi kedutaan besar (Kedubes) Swedia tiba di pasar buah dan sayur Gamping sekitar pukul 11.15 WIB. Rombongan ini datang bersama dengan Wakil Gubernur DIY, Pakualam IX, Rektor UGM,  Prof Dr Sudjarwadi Meng PHd, Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof Dr Ir Tumiran Meng PHd, Bupati Sleman, Sri Purnomo serta petinggi UGM.

Dubes Swedia yang saat itu mengenakan busana berwarna Ungu menyempatkan diri untuk meresmikan proyek hasil kerjasama program studi Teknik Kimia, fakultas Teknik UGM dan Boras University Swedia tersebut.  Proyek Biogas yang dikembangkan ini merupakan adopsi dari teknologi yang telah diterapkan di Swedia.

“Di Swedia teknologi ini telah diterapkan cukup lama, saya harap hasil kerjasama Boras University dengan Universitas Gadjah Mada ini juga dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat di Yogyakarta,” ujar Ewa Ulrika Polano saat menyampaikan sambutannya dalam bahasa Inggris.

Teknologi biogas yang disebut Waste Refinery ini akan mengubah sampah organik menjadi sumber tenaga listrik.  Sampah yang digunakan adalah buah-buah busuk yang tidak layak jual. Limbah organik ini dapat dirubah menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk menghidupkan lampu-lampu stand yang ada di pasar induk buah dan sayur Gamping ini. (*)
Editor: ufi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
4814 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas