Trio Sexy Dancers Ini Pilih Pacaran dengan Kawan Sekolah
Meski penari seksi, Martina Cipta Chyntia, Debby Cinthya, dan Veronica Oktalia mengaku tetap wajar dalam berpacaran.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ketiga gadis ini anggota sexy dancer. Mereka, Martina Cipta Chyntia, Debby Cinthya, dan Veronica Oktalia. Namun, meski penari seksi, mereka mengaku tetap wajar dalam berpacaran.
Ketiga dancers tersebut tergabung dalam Grup D'Peav SMA Pangudi Luhur, Yogyakarta. Tiga siswi kelas IX itu mengaku memiliki kekasih sesama murid di SMA Pangudi Luhur.
Apa asyiknya pacaran dengan kawan sekolah? "Enaknya, masih bisa dekat sama cowok kita, bisa sering ketemu kalau kangen," ujar Chyntia ketika ditemui Tribun Jogja seusai Lomba Dance Se-SMA, di Ambarrukmo Plaza, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (4/2/2011) sore.
Debby, gadis beralis tebal ini, punya jawaban tambahan. "Enaknya lagi, cowok kita bisa jadi ojek, nganterin aku ke mana-mana,” ucapnya, kemudian tertawa.
Tetapi, menurut Debby, ada juga tak enaknya berpacaran dengan murid di sekolah yang sama. “Nggak enaknya tuh bisa cepat bosan karena tiap hari ketemu. Lebih baik jarang ketemuan," kata Debby, yang mengaku jarang berkomunikasi via SMS dengan sang pacar.
Adapun Okta juga mengaku merasa senang pacaran satu sekolah. "Enaknya bisa ketemu terus, meskipun ada bosennya. Terus, kalau di kantin aku nggak punya duit, bisa ada yang bayarin," seloroh Okta, yang tubuhnya lebih tinggi dibanding kedua temannya.
Tiga pelajar yang juga sexy dancer ini sering jalan-jalan dengan pacar masing-masing. "Paling sering sih makan, jalan, nonton. Biasanya tempat favoritnya di Amplas (Ambarrukmo Plaza, Red). Kadang-kadang malah kami tripple date," ujar Debby.
Mengenai tempat atau lokasi pacaran, Debby dan Chyntia mengaku lebih senang pacaran di rumah. Alasannya, ketika mereka sudah sreg memilih pacar, maka orang tua setuju, tak keberatan.
"Tapi, soal pacaran, ortuku lebih dominan. Mereka selalu lihat penampilan cowoknya dulu, dandanan dan tingkah lakunya," ujar Debby.
Sedangkan Okta jarang pacaran di rumah, dan memiliki tempat favorit untuk pacaran. Biasanya ia dan sang pacar main billard di Tempat Biliar Hanggar, di kawasan Pakualaman.
“Kalau di rumah mama sering cerewet. Kalau mama merasa nggak cocok sama cowok, aku yang berusaha nunjukkin bahwa omongan mama nggak benar," keluhnya.
Berbeda dengan Debby, Okta dan Chintya rajin berkomunikasi melalui SMS dengan pacar masing-masing. Mereka biasa ber-SMS-an berkali-kali dalam sehari. “Kalau pas jarang ketemuann aku pasti SMS-an, tapi kalau chatting jarang,” ucap Chintya, yang berlesung pipit di pipi.


