TribunJogja/

Bisnis Properti di Yogya

Tanah Sleman Termahal Kedua Setelah Bali

factor keamanan, biaya hidup, pendidikan dan kebudayaan menjadi alasan banyak orang memilih property di Yogyakarta.

Tanah Sleman Termahal Kedua Setelah Bali
tribunjogja.com
ilustrasi
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memiliki rumah di Yogyakarta ternyata menjadi impian sebagian masyarakat Indonesia. Alhasil harga property di wilayah Kasultanan Yogyakarta ini kian melejit. Bahkan sejak 2010, sudah masuk kategori termahal kedua setelah Bali.

"Yang paling mencolok adalah Kabupaten Sleman. Harga jual tanah sudah termasuk tertinggi kedua di Indonesia, setelah Bali," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI DIY Remingius Edi Waluyo, Sabtu (8/1/2011).

Menurutnya, factor keamanan, biaya hidup, pendidikan dan kebudayaan menjadi alasan banyak orang memilih property di Yogyakarta. Hal itu menjadi pendorong pesatnya pertumbuhan bisnis ini di Kota Gudeg.

Hukum dasar ekonomi pun berlaku. Semakin tinggi permintaan, semakin tinggi pula harga yang dipatok. Karena itu, para pengembang pun rata-rata menaikkan harga jual 30 persen per tahun. Sayangnya, Remingius tidak menyebut kisaran harga tanah di Sleman dan Yogya pada umumnya.

Hanya saja, lanjutnya, daerah yang menjadi primadona adalah Yogya Utara. Sejumlah kawasan elit terletak di wilayah ini, antara lain perumahan Pogung Baru, Merapi view dan Cassa Grande.

“Di sekitar daerah ini juga tumbuh subur resto-resto,” tambahnya. (*)

Editor: mas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help