Home »

DIY

Olahraga

Kuras 5 Juta buat Belajar Bowling

Bowling digemari perempuan paruh baya di Yogyakarta

Laporan Wartawan Tribun Jogja : Diaz Radityo


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - "Kalau saya lagi gila bisa sampai 10 game. Minimal ya biasanya enam game," ujar Wahyu, saat ditemui Tribun, Jumat (31/12/2010) di Rock' n Bowl, Saphir Square Mall. Perempuan yang pintar berdandan itu mengaku mulai mengenal bowling sejak 1999.

Perempuan yang sempat kapok hobi golf lantaran kepanasan itu, kini beralih ke olah raga bola gelinding dalam ruangan tersebut. Dia beralasan, tempatnya lebih dingin dan di dalam ruangan. Ia memiliki dua tas bowling, dua pasang sepatu bowling dan empat buah bola bowling. Biasanya untuk membeli perlengkapan bowling ia sampai berburu ke Jakarta.

Ibu yang memiliki dua putra tersebut juga tergabung dalam Ikatan Wanita Bank Rakyat Indonesia (IWABRI) Bowling Club. Ia tidak main-main dalam olahraga yang satu ini. Beberapa kejuaraan telah Ia sabet. "Kalau uang dari kejuaraan nggak cukup buat beli perlengkapan bowling, makanya cuma buat makan-makan aja," ujarnya tertawa yang renyah.

Lain lagi dengan perempuan bernama Dwi Harsono. Ia mengaku harus menguras duit paling tidak 5 juta rupiah untuk memulai kegemarannya di bowling. Ia juga rajin berlatih tiap Senin dan Rabu untuk meningkatkan kemampuannya dalam memainkan jari-jemari dan lengannya. Perempuan berjilbab itu, bisa bermain sampai enam game. Untuk mendapat potongan harga, Ia mendaftarkan diri menjadi anggota klub bowling.
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help